Kebersihan lahiriah dan bathiniah harus menjadi program
hidup seorang muslim, agar hidupnya dalam kesehatan terpelihara secara optimal.
Kebersihan disamping mengandung ajaran sehat juga agar hidup rapi, karena
bersih saja tidak rapi kurang enak dipandang. Barang yang bersih tapi tak
tertata rapi tak ubahnya tumpukan sampah.
1. Hai orang yang berkemul (berselimut),
2. Bangunlah, lalu berilah peringatan!
3. Dan Tuhanmu agungkanlah!
4. Dan pakaianmu bersihkanlah,
5. Dan perbuatan dosa tinggalkanlah, [Al
Mudatsir 74;1-5]
Sebelum
shalat harus berwudhuk terlebih dahulu dengan pakaian dan tempat yang bersih
pula. Zakat mal yang dibayarkan seorang muslim kepada fakir miskinpun adalah dalam
rangka pembersihan harta yang dimiliki dari noda-noda atau kotoran-kotoran yang
tidak disenangi datangnya.
Agama Islam
mengajarkankepadapemeluknya agar hidupbersihbaikbadan, pakaian,
pekaranganrumah, bahkanbersihdarikesalahansebagaimanafirman Allah;"Sesungguhnya
Allah menyukai orang-orang yang bertaubatdanmenyukai orang-orang yang
mensucikandiri"[ Al Baqarah 2;222]
Rasulullah bersabda, "Dari Abu Malik
Al-Harits bin Ashim Al-Asy’ari radhiyallaahu ‘anhu, Dia berkata: Rasulullah
sholallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Bersuci adalah separuh dari
keimanan, ucapan ‘Alhamdulillah’ akan memenuhi timbangan, ‘subhanallah
walhamdulillah’ akan memenuhi ruangan langit dan bumi, shalat adalah cahaya,
dan sedekah itu merupakan bukti, kesabaran itu merupakan sinar, dan Al Quran
itu merupakan hujjah yang akan membela atau menuntutmu. Setiapjiwamanusiamelakukanamaluntukmenjualdirinya,
makasebagianmerekaada yang membebaskannya (darisiksa Allah) dansebagian lain
ada yang menjerumuskannya (dalamsiksa-Nya).” (HR Muslim)
Ulamaberbedapendapattentangmaknabersucimerupakanseparuhiman.Duapendapat
yang paling masyhuradalah:
1.Bersucidiartikandenganbersucidarinajismaknawi,
yaitudosa-dosa, baikdosabatinmaupundosalahir. Karenaimanadaduabentuk,
yaitumeninggalkandanmelakukan, makatatkalasudahmeninggalkandosa-dosaberartisudahmemenuhiseparuhiman.
2.Bersucidiartikandenganbersucidengan air.
Bersucidengan air adaduamacam,
yaitubersucidarihadatskecildanhadatsbesar.Bilabersucidiartikandengansucidarihadatskecildanhadatsbesarmaka
yang dimaksuddenganimanadalahsholat.Jadibersuciituseparuhdarisholat.Sholatdikatakansebagaiimankarenamerupakanpokokamalaniman.
Orang
yang hidupnyatertatadenganbaikakannampakpadadirinya,
tempattinggalnyadanlingkungannya yang bersihdanasri, bersihdarikotorandansampah
yang dapatmendatangkanpenyakit, asridanindahdengankerapiantatanantanaman yang
adadisekitarnya, janganseperti orang-orang yang
tidaktahudengankerapiandankebersihanyaitu orang Yahudi, Orang-orang
Yahudisukamenumpuksampah di halamanrumah, sebagaimanasabdaRasulullah, "Sesungguhnya
Allah baikdanmenyukaikebaikan, bersihdanmenyukaikebersihan,
murahhatidansenangkepadakemurahanhati, dermawandansenangkepadakedermawanan.
Karenaitubersihkanlahhalamanrumahmudanjanganmeniru-niru orang-orang"
Yahudi. (HR. Tirmidzi)
Kebersihanharusdijagadengansebaik-baiknya,
apalagiadanyainteraksiantarasatudenganlainnya, untukitulahmandi,
gosokgigidanmemakaiharum-harumansuatukeharusanpadaharijum'at, suasana yang
tidakbaikbilakitashalatberjamaah, disampingkiriataukanankitaadajamaah yang tidaksedapbaunyasehinggamembuatshalattidaknyamandantidakkhusyu',
Rasulullahbersabda, "Suatukeharusanatastiap orang
muslimmandidanmemakaiwewangiansertagosokgigipadahariJum'at" (HR.
Ahmad)
Demikianpentingnyakerapiandankebersihanbagiummatislam, hingga Allah melaluiRasulnyamemunculkan lima fihtrahmanusia agar diperlakukandenganbaiksehinggaterjagakesucian, kerapiandankebersihannya, Rasulullahbersabda, "Fitrahmanusiaada lima yaitudikhitan (disunat), mencukurrambutkemaluan, menggunting (merapikan) kumis, memotong kuku (kuku tangandan kaki) sertamencabutibuluketiak." (HR. Bukhari).
Kelimafithrahitusecaramedispundiakuigunakenyamananpribadiinsanmasing-masing,
padazaman modern inikhitanjugadilakukanoleh orang-orang non
muslimkarenamemangmembawadampakpositifbagikebersihanpribadiseseorang,
mencukurkumispunmerupakansunnah yang
diajarkanolehRasulullahselainmemanjangkanjenggot,
alangkahtidakmenariknyapenampilanseseorang yang punya kumis
tebaldantidakterurussehinggamenghilangkanketampanannya.
Efekmenjagakebersihandankerapianbukanhanyapadakehidupan
di duniasajatapihinggapadakehidupan di alambarzakh,
bahkankarenatidakmenjagakebersihanmenyebabkanseseorangmendapatsiksadari Allah,
Rasulullahbersabda, "Sesungguhnyabanyaksiksakuburdikarenakankencingmakabersihkanlahdirimudari
(percikandanbekas) kencing" (HR. Al BazzaardanAth-Thahawi)
Menjagakebersihanbukanhanyaketikabanguntidursaja, tapiharussepanjangwaktu, sejakbanguntidurhinggabanguntidurlagi, apalagikhususakanberangkattidurharusdipastikansemuaanggotatubuhdalamkeadaanbersih, "Barangsiapatidurdantangannyamasihberbauataumasihadabekasmakanandantidakdicucinyalaluterkenasedikitgangguanpenyakitkulitmakajanganlahmenyalahkankecualidirinyasendiri".(HR. IbnuHibbandan Abu Dawud).Apalagiketikabanguntidur, janganlahmelakukankegiatan lain sebelumjelasanggotatubuhnyasudahterjamindarikebersihan, ".Apabilaseorangbanguntidurjanganlangsungmemasukkantangannyakedalam ember (bak) air sehinggamencucinyalebihdulutiga kali.Sesungguhnyadiatidakmengetahuidimanatangannyabermalamataudimanatangannyamelayang.(HR. Abu Dawud).
Selainmenjagakebersihananggotabadandanlingkunganmakamenjagapakaian
yang dikenakanjugaharusdiperhatikan,
bukanlahukuranpakaianseseorangdilihatdarihargadanmewahdanbagusnyatapikebersihan,
apalagiketikaakanmelaksanakanshalat, menghadap Allah tentudenganpakaian yang
bersih, tidakdilarangpakaian yang bagus. Sedangkanakanmenghadap Pak RT
sajakitatidakmaudenganpakaiansembarangan, pastidenganpakaian yang
pantasdanbersih. ApalagikitaakanmenghadapTuhannya Pak RT danTuhannyakitasemua,
makaharuslahpakaiankitabersih, bagusdanharumlayaknya, "Siapa yang
mengenakanpakaianhendaklahdengan yang bersih." (HR. Ath-Thahawi).
SejarahmencatattentangkehidupanRasulullah,
ketikabeliaupulangdari Jihad Fisabilillah,
hinggahampirsampaimemasukikotaMadinahbeliaumengutus Bilal bin
Rabahuntukmendahuluirombongan, dipesankankepada Bilal agar
segeramemberitahukankepulangannyakepada sang isteriyaituAisyah, agar
kedatanganRasulullahkerumahnyamendapatirumah yang rapidanbersihbahkanwangi,
mendengarkabarituAisyahdengansenanghatimenerimakedatangan sang
suamidengansegalapersiapan yang maksimal,
karenamemanghakpreogratifmengaturrumahtangga agar
bersihdanrapimemangdiserahkankapadaisteri, Tugas pokok seorang isteri adalah mengatur dan membersihkan rumah tangga
sebaik dan serapi mungkin, membuat fariasi suasana rumah, membuat hidangan yang
beraneka ragam, mengurus anak dan mendidiknya, upayakan membuat masakan sendiri
yang lezat, Rasulullah menyatakan;"Seorang wanita adalah pemimpin di
rumah suaminya, bertanggungjawab atas apa yang dipimpinnya" [Mutafaqun
"alaih].
Kalaulah
ummat islam menyadari tentang kebersihan dan kerapian dalam hidup ini maka
tidak akan kita temui pribadi, rumah tangga dan lingkungan yang kotor, tidak
akan kita temui ummat islam yang diserang penyakit yang diawali dari lingkungan
yang kotor, menjaga kebersihan dan kerapian harus diujudkan dalam pribadi kita
masing-masing dalam rangka menjaga fithrah manusia juga untuk meraup pahala
dari Allah, wallahu a'lam [Cubadak
Solok, 22 Zulhijjah 1431.H/29 Nofember 2010.M].
Referensi;
1.
1100 HaditsTerpilih (SinarAjaran Muhammad) - Dr. Muhammad FaizAlmath
2.
HaditsArbain An Nawawi, SofyanEfendi, HaditsWeb 3.0,
3. Al Qur'an dan terjemahannya, Depag RI, 1994/1995
3. Al Qur'an dan terjemahannya, Depag RI, 1994/1995
4. Kumpulan Ceramah Praktis, Drs. Mukhlis
Denros, 2009

Tidak ada komentar:
Posting Komentar