Mencintai seorang wanita saja bagi lelaki
tidaklah istimewa karena watak negative lelaki itu tidak puas hanya dengan satu
cinta saja, begitu juga lama bertahan
dengan suami sendiri membuat wanita
bosan apalagi banyak hal yang dapat memperuncing untuk terjadinya perbedaan dan
perselisihan, hal ini membuat terjadinya selingkuh yang dapat merusak keutuhan
rumah tangga walaupun ada yang mengatakan
rumah tangga tetap selamat walaupun melakukan selingkuh, Selingan Indah Keluarga
Utuh.
Lafal selingkuh berasal dari bahasa
Jawa yang artinya perbuatan tidak jujur, sembunyi-sembunyi, atau menyembunyikan
sesuatu yang bukan haknya.Dalam makna itu ada pula kandungan makna perbuatan
serong.
Namun, lafal selingkuh di Indonesia
muncul secara nasional dalam bahasa Indonesia dengan makna khusus
"hubungan gelap" atau tingkah serong orang yang sudah bersuami atau
beristri dengan pasangan lain.
Sehingga begitu bahasa Jawa
selingkuh ini mencuat jadi bahasa Indonesia tahun 1995-an, langsung punya makna
lain (tersendiri) yaitu hubungan gelap ataupun perzinaan orang yang sudah
bersuami atau beristri. Ini satu perpindahan makna bahasa serta budaya bahkan
ajaran.[Selingkuh Mengancam Keluarga Muslim, kholda naajiyah Media Ummat; Saturday, 02 April 2011 15:36].
Anda
tentu akan sakit hati bila si dia selingkuh dengan perempuan lain. Tetapi,
sadarkah Anda bila Anda adalah kekasih gelapnya, wanita simpanannya,
WIL-nya?Sebab, banyak juga perempuan yang tidak mengetahui bahwa dirinya telah
ditipu oleh pasangannya.Anda merasakan keanehan dalam beberapa sikapnya, tetapi
tidak mampu mengutarakannya, atau tidak ingin mempermasalahkannya.
Ketika sedang berselingkuh, kaum pria umumnya saling tahu di antara teman-temannya.Teman-temannya ini saling menjaga kerahasiaan di antara mereka. Namun, ada pria yang takut sekali ketahuan dan pada saat yang sama tak ingin kehilangan Anda sehingga ia menutupi kehidupannya dengan membuat-buat alasan pada Anda.
Apakah hal ini terjadi pada Anda, atau Anda mencurigai bahwa ia sudah beristri atau punya kekasih lain? Coba simak tanda-tandanya di bawah ini.Beberapa orang (yang tidak sedang selingkuh) mungkin juga menunjukkan tanda-tanda ini, tetapi bila Anda melihat dua atau tiga cirinya saja, sebaiknya Anda berhati-hati.
1. Ia punya dua ponsel
Sekarang
ini, sangat umum bila orang memiliki dua ponsel: satu untuk urusan kerja atau
bisnis, satunya untuk keluarga dan teman-teman. Kunci perbedaannya adalah,
nomor mana yang diberikannya untuk Anda?Nomor prabayar atau pascabayar? Jika
prabayar, kemungkinan ia melakukannya agar nomor Anda tak mudah terlacak.
Kemudian, ketika ada telepon masuk, ia mendiamkannya saja atau menjauh dari
Anda ketika menerima telepon tersebut.
2. Ia menemui Anda pada jam-jam tertentu saja
Misalnya,
ia hanya mengunjungi Anda segera setelah jam kantor, saat hari kerja, atau
ketika makan siang. Anda hanya bisa bermimpi menghabiskan akhir pekan
bersamanya (maklum, akhir pekan adalah waktu untuk kekasih, atau istri dan
anak-anaknya). Kalaupun ia mengizinkan Anda menemuinya di kantor, ia akan
sembunyi-sembunyi, mencari tempat yang sepi agar tak terlihat oleh orang lain.
3. Anda
tak pernah diajak ke rumahnya, atau dikenalkan pada keluarganya
Ia
selalu punya alasan, seperti rumahnya kotor, berantakan, atau jauh. Atau, ia
selalu mengatakan bahwa orangtuanya sedang bepergian, atau sang ayah bertugas
di luar kota. Bila tinggal di rumah kos atau kontrakan, alasannya teman
serumahnya sering tak ramah pada tamu. Bahkan, ia hanya mau menemui Anda di
rumah Anda. Ia tak ingin mengajak Anda ke mal-mal atau kafe karena tak suka
suasananya yang terlalu ramai.
4. Ia sering membatalkan janjinya
Alasannya
banyak, mendadak ada meeting, harus bertemu klien, atau orangtuanya datang dari
luar kota. Sebaliknya, ia juga sering mendadak mengajak bertemu, meskipun tidak
ingin berlama-lama menghabiskan waktunya bersama Anda. Alasannya pun beragam,
mulai dari yang harus menemani ibunya di rumah, kecapekan, dan lain sebagainya.
5. Ia punya teman-teman imajiner
Anda
tak pernah bertemu dengan teman-temannya. Sesekali ia mungkin menyebut nama
beberapa orang, tetapi mereka tak pernah muncul atau hadir untuknya. Ia juga
tak mau mengajak Anda hangout dengan teman-temannya karena ia ingin berdua saja
dengan Anda. Tentu saja hal ini membuat Anda berbunga-bunga, meskipun dalam
hati Anda bertanya-tanya, bagaimana sih kehidupannya saat tak bersama Anda?
6. Ia tak punya akun di jejaring social
Saat
ini, sudah biasa bila orang saling mengungkapkan cintanya di Facebook atau
Twitter. Sadar bahwa hal ini menjadi sarana untuk membekuknya (sebagai
peselingkuh), ia pun memutuskan untuk tidak membuat akun pribadi. Meskipun ia
tidak aktif dalam meng-update status, bisa saja ada perempuan lain yang
mengirimkan pesan-pesan cinta buatnya, kan? [Enam Tanda Anda Kekasih
Gelapnya!Kompas.com.Minggu, 1 Mei 2011 | 09:44 WIB].
Ya, praktik selingkuh telah begitu meluas.Bahkan, kini
menjadi ancaman serius bagi institusi keluarga bahagia.Sejumlah hasil
penelitian dalam dan luar negeri membuktikan bahwa dari sekian banyak penyebab
perceraian, selingkuh menjadi penyebab utama.
Menurut data Ditjen Pembinaan Peradilan Agama (PPA) Mahkamah
Agung, persentase perselingkuhan perempuan lebih kecil dari pria. Sedangkan
Amir Sjarifoedin Tjunti Agus, dalam bukunya “Wanita-Wanita Selingkuh; Rumput
Tetangga Terlihat lebih Hijau”, melakukan penelitian terhadap 100
"wanita peselingkuh" usia 24-50 tahun, berdasarkan strata ekonomi,
sosial, dan sebagainya, -dengan latar belakang pendidikan (SLTA sampai S-2).
Terungkap, banyak wanita lebih memilih selingkuh daripada
memperbaiki hubungan dengan suami. Bahkan, mereka berselingkuh tidak saja
dengan PIL (pria idaman lain), tapi juga dengan adik ipar, anak kos, siswa,
mahasiswa, "brondong", lesbian, bahkan gigolo. Menjijikkan!
Hasil perselingkuhan ini, mendorong pergerakan stastistik
perceraian dari tahun ke tahun.Direktorat Jendral Pembinaan Peradilan Agama
mencatat, kini selingkuh menjadi virus keluarga nomor empat. Tahun 2005 lalu,
misalnya, ada 13.779 kasus perceraian yang bisa dikategorikan akibat selingkuh;
9.071 karena gangguan orang ketiga, dan 4.708 akibat cemburu. Persentasenya
mencapai 9,16 persen dari 150.395 kasus perceraian tahun 2005 atau 13.779
kasus.
Alhasil, dari 10 keluarga bercerai, 1 di antaranya karena
selingkuh. Atau, rata-rata, setiap 2 jam ada tiga pasang suami istri bercerai
gara-gara selingkuh. Perceraian karena selingkuh itu jauh melampaui perceraian
akibat poligami tidak sehat yang hanya 879 kasus atau 0,58 persen dari total
perceraian tahun 2005. Perceraian gara-gara selingkuh juga 10 kali lipat
dibanding perceraian karena penganiayaan yang hanya 916 kasus atau 0,6
persen.Dan, data perselingkuhan itu diprediksi akan terus meroket. "Karena
banyak tokoh yang melakukannya," kata Direktur Lembaga Bantuan Hukum
Asosiasi Perempuan untuk Keadilan (LBH APIK), Ratna Batara Munti.
"Selingkuh adalah fenomena tidak sehat bagi bangsa
ini.Selingkuh itu zina," tandas Nasaruddin Umar, Direktur Jenderal
Bimbingan Masyarakat Islam Depag.Sayang, istilah selingkuh sendiri kerap
diakronimkan 'selingan indah keluarga utuh', hingga banyak yang penasaran
mencobanya.Padahal mereka Muslim dan Muslimah. Ironi!
Rusaknya moral kaum elite (al-mutrafin) adalah menyangkut selingkuh secara utuh, yaitu makna secara keseluruhan.Baik selingkuh yang maknanya korupsi, tidak jujur, serong maupun zina. Diadili saja tidak, apalagi dirajam, yaitu dibunuh dengan cara dilempari batu.
Rusaknya moral kaum elite (al-mutrafin) adalah menyangkut selingkuh secara utuh, yaitu makna secara keseluruhan.Baik selingkuh yang maknanya korupsi, tidak jujur, serong maupun zina. Diadili saja tidak, apalagi dirajam, yaitu dibunuh dengan cara dilempari batu.
Kalau yang cerai gara-gara selingkuh saja tiap dua jam ada,
lantas kalau mereka diadili, berarti tiap dua jam ada sepasang selingkuh yang
bisa divonis mati dengan dirajam. Karena yang diseret ke pangadilan hanya yang
korupsi, bukan yang berzina, maka suatu ketika lembaga ulama mengeluarkan
semacam fatwa atau imbauan hanya menyangkut pemberantasan korupsi, bukan untuk
mengadili yang berzina.
Kenapa separah ini?Karena, ada
kekuatan-kekuatan jahat yang bersekongkol atau berkomplot yang merusak umat
Islam Indonesia ini secara sistematis.
Antara lain melalui majalah porno (Playboy misalnya), film porno, situs porno, dll.Sedangkan aturan yang 'berbau' Islam terus diobrak-abrik. Seperti UU Perkawinan, tentang kebolehan poligami, diikuti dengan syarat yang ketat. Sebaliknya, bagi yang ingin zina, sarananya telah tersedia, sedang sistemnya tidak mempersoalkannya.Lebih dari itu justru perzinaan menjadi salah satu lahan pemasukan bagi pemerintah daerah atau orang-orang yang berbisnis maksiat..[Selingkuh Mengancam Keluarga Muslim, kholda naajiyah Media Ummat; Saturday, 02 April 2011 15:36].
Antara lain melalui majalah porno (Playboy misalnya), film porno, situs porno, dll.Sedangkan aturan yang 'berbau' Islam terus diobrak-abrik. Seperti UU Perkawinan, tentang kebolehan poligami, diikuti dengan syarat yang ketat. Sebaliknya, bagi yang ingin zina, sarananya telah tersedia, sedang sistemnya tidak mempersoalkannya.Lebih dari itu justru perzinaan menjadi salah satu lahan pemasukan bagi pemerintah daerah atau orang-orang yang berbisnis maksiat..[Selingkuh Mengancam Keluarga Muslim, kholda naajiyah Media Ummat; Saturday, 02 April 2011 15:36].
Perselingkuhan yang terjadi memang
tidak diinginkan oleh keluarga manapun, seharusnya masing-masing pihak yaitu
suami dan isteri mempertahankan keutuhan keluarganya, menjaga rumah tangga
dengan sebaik-baiknya, tapi kadangkala setelah terjadi perselingkuhan dan heboh
barulah masing-masing menuding sebab-sebab terjadinya selingkuh itu diantaranya
karena satu pihak tidak pandai menjaga cinta dan kasih sayang, tidak lagi memperhatikan pasangannya sehingga mencari
dan menemukan kasih sayang dari pihak ketiga, semuanya berawal dari selingkuh
yang akhirnya melakukan poligami melalui nikah siri, karena bila hubungan suami
isteri yang dilakukan diluar nikah termasuk zina.
Kalau
dihubungkan secara serampangan kata nikah dengan siri maka bisa saja itu
berarti “nikah malu-malu”. Atau jika seandainya siri itu ternyata
berasal dari kata bahasa Arab sirri, maka nikah siri adalah “nikah
rahasia” karena sirr dalam bahasa Arab berarti rahasia.
“Nikah malu-malu” ataupun “nikah
rahasia” sama-sama mengindikasikan adanya sesuatu yang terlindung dari tatapan
publik atau paling tidak, publik yang mengetahuinya adalahpublik yang sangat
terbatas.Di sisi yang berbeda, Rasulullah pernah menekankan pernikahan itu harus
diketahui oleh publik.Persoalannya, publik di sini maksudnya publik yang mana?
Secara umum dipahami oleh masyarakat adalah nikah siri itu
berarti nikah secara agama (Islam) dan nikah resmi adalah nikah secara
negara.Di sini lalu persoalan menggelinding menjadi kontroversi ketika ada
niatan negara untuk mengatur pernikahan dan salah satu bentuknya adalah
melarang nikah siri.
Mereka yang memahami nikah siri sama dengan nikah secara
agama (Islam) tentu akan bereaksi cepat karena itu dianggap sama saja dengan
mengharamkan apa yang oleh Allah sendiri dihalalkan. Di sini kemudian mencuat
lagi ke permukaan betapa peliknya persoalan keagamaan yang menyentuh
wilayah-wilayah privat itu.[Nikah Siri Yes Atau No?Eramuslim.com. Jumat, 19
Februari 2010 08:44].
Sebelum menikah, tidak ada orang yang menikah kelak akan
berselingkuh, perselingkuhan dipicu oleh
berbagai factor yang terjadi dalam rumah tangga itu, tidak ada dalam
perselingkuhan itu tujuannya untuk meruntuhkan rumah tangga tapi akibat dari
perselingkuhan banyak yang meruntuhkannya, bila terjadi perselingkuhan maka
sebaiknya diselesaikan dengan baik oleh keduabelah pihak, jangan emosional dan
egois yang ditonjolkan sehingga memicu untuk perceraian.
Satu hal terpenting dari sebuah rumah tangga adalah
dahulukan syari’ah dalam mengambil keputusan, pentingkan komunikasi dua arah,
tidak mudah suudzhon dan selalu mendahulukan sangka baik. Siapkan 1000 alasan
untuk suudzhon dan yang terpenting usahakan segala cara untuk menyelamatkan
pernikahan. Perbanyak ibadah dan berdo,a serta bersabar, banyak mengalah dan
banyak lagi.. namun jangan jadikan bercerai sebagai solusi bagi semua masalah,
ibarat orang hidup susah dan merasa hidup ini sangat menyusahkan maka berfikir
bahwa bunuh diri adalah solusi untuk mengakhiri hidup ini. Ingatlah dunia tidak
selalu indah dan langit tak selalu cerah sehingga masalah pasti ada. Ingatlah
anak, ketika ingin bercerai dan renungkanlah setelah bercerai apakah hidup akan
lebih baik atau tidak, bukan hanya untuk kita tapi juga untuk anak-anak. Murid
saya disekolah pernah berkata, “hal yang paling menyedihkan dalam hidupku
adalah bila ayah ibu jadi bercerai, rasanya kayak gempa bumi.”
Biasanya anak-anak yang orangtuanya bercerai akan menjadi
pemurung, minder dan bermasalah di sekolah. Menurut pendapat kawan saya yang
baru saja bercerai mengatakan bahwa perceraian sangat menyakitkan, hal yang
paling menyakitkan dalam hidup. Percayalah bahwa bercerai bukanlah solusi yang
terbaik dalam mengatasi masalah dalam pernikahan, maka tak heran bila dibenci
Allah kan..? mungkin karena dampaknya itu lho.. seperti yang disabdakan
Rasulullah dalam haditsnya, “Sesungguhnya perbuatan mubah tapi dibenci Allah
adalah talak (cerai).” (HR. Muslim) dan “Perkara halal yang paling
dibenci oleh Allah adalah perceraian.” (HR. Muslim)[Haruskah Bercerai, Eramuslim.com.Rabu, 08/06/2011 12:56 WIB].
Secara umum selingkuh terjadi karena kehidupan rumah tangga
berjalan dengan monoton bahkan tidak harmonis, diantaranya bisa saja karena
intervensi dan dominasi yang dilakukan oleh satu pihak sehingga kehidupan yang
dilalui sangat memuakkan, adanya sikap yang tidak mengenakkan dari satu pihak
karena prilaku yang keras dan kasar, egois yang diperturutkan membuat sang
salah satu pihak melakukan selingkuh untuk melepaskan jeratan salah satu pihak
yang paling dominan dalam rumah tangga itu, sikap dan sifat intervens dan
dominasi ini bukan hanya dilakukan oleh suami saja sebagai kepala keluarga tapi
juga dilakukan oleh isteri terhadap suaminya.
Islam telah memberikan solusi terbaik tentang hal itu, agar
suami isteri mampu untuk bertahan dalam rumah tangga dan keluarga yang harmonis
dengan memperhatikan factor-faktor kebaikan, bagaimanapun juga segala
kekurangan yang ada pada pasangan maka lebih banyak kelebihannya yang patut
disyukuri yang mungkin pada orang lain tidak ditemukan hal itu, selain itu Nabi
Muhammad menyampaikan pesan kepada sang suami bahwa ketika melihat wanita lain
di luar rumah yang dapat menggodanya maka cepat-cepatlah kembali ke rumah,
karena apa yang ada pada wanita itu juga ada pada isteri yang dirumah,
berhati-hatilah menjaga cinta suami/isteri, selamatkan keluarga dari selingkuh
dengan meningkatkan servis dan perhatian yang penuh, wallahu a’lam
[Cubadak Solok, 1 Agustus 2011.M/ 1 Ramadhan 1432.H].

Tidak ada komentar:
Posting Komentar